Situs KODAM XVII/Cenderawasih - Ksatria Pelindung Rakyat
logo

Jumlah Pengunjung

Website counter

sejak 29 Juli 2009

Google Search

Kilas Berita

 


LEMDIK /SATPUR/BANPUR


RINDAM

BRIGIF-20

YONIF 751/BS

DENKAV-3/SERBU

DENZIPUR 10

DENZIPUR 11

DENZIPUR 12

DENZIPUR 13


BADAN PELAKSANA KODAM


POMDAM

HUBDAM

KUDAM

BINTALDAM

AJENDAM

PALDAM

KUMDAM

KESDAM

BEKANGDAM

TOPDAM

JASDAM


KORAN PAPUA


TRANSLATE

 

Pilih Bahasa

LINKS
BUKU TAMU


ADMIN STATUS



ALBUM KEGIATAN

 

 


situs ini terbaik dilihat pada screen resolution 1024x768

 

TNI Mantapkan Jati Diri sebagai Tentara Profesional

image
JAYAPURA--MI: Tentara Nasional Indonesia (TNI) memantapkan jati diri sebagai tentara profesional yang siap mengawal dan mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian amanat Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso yang dibacakan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen AY Nasution pada upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-64 TNI di Jayapura, Senin (5/10).

Dikatakannya, pemantapan profesionalisme merupakan salah satu agenda utama reformasi internal TNI yang dapat dicapai melalui kesungguhan dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan.

Untuk selanjutnya dipraktikkan dalam penugasan sehari-hari dengan mengoptimalkan penggunaan peralatan dan dukungan yang disediakan negara.

"Profesionalisme tentu tidak dapat bertumpu hanya pada sikap dan jiwa patriotisme prajurit, tetapi perlu ketersediaan sarana prasarana dan peralatan yang mencukupi, terutama alat utama sistem senjata atau alutsista," kata Pangdam Nasution.

TNI menyadari bahwa ketersediaan alutsista tidak serta-merta dapat memenangkan peperangan.

"Namun pada era kemajuan teknologi persenjataan saat ini, sulit untuk meraih keberhasilan tanpa peralatan yang memadai," imbuhnya.

Dengan demikian, prajurit profesional adalah yang memiliki kemahiran menguasai teknik kemiliteran, termasuk mengawaki atau menggunakan dan mengoperasikan peralatan canggih dan moderen.

Upacara peringatan HUT TNI di Jayapura berlangsung cukup meriah dan mengundang banyak perhatian masyarakat untuk menyaksikannya.

Sejumlah atraksi kemahiran prajurit TNI diperlihatkan pada acara tersebut, di antaranya ketangksan pasukan pemukul Kodam Cenderawasih dari Batalyon 751/BS dalam drama penyelamatan sandera yang disekap para penjahat.

Selain itu, ada pula tarian khas Papua, Yosim Pancar yang digelar sejumlah penari dan seluruh prajurit TNI pada akhir pelaksanaan upacara.

Copyright 2022 admin@kodam17cenderawasih.com All Rights Reserved