Situs KODAM XVII/Cenderawasih - Ksatria Pelindung Rakyat
logo

Jumlah Pengunjung

Website counter

sejak 29 Juli 2009

Google Search

Kilas Berita

 


LEMDIK /SATPUR/BANPUR


RINDAM

BRIGIF-20

YONIF 751/BS

DENKAV-3/SERBU

DENZIPUR 10

DENZIPUR 11

DENZIPUR 12

DENZIPUR 13


BADAN PELAKSANA KODAM


POMDAM

HUBDAM

KUDAM

BINTALDAM

AJENDAM

PALDAM

KUMDAM

KESDAM

BEKANGDAM

TOPDAM

JASDAM


KORAN PAPUA


TRANSLATE

 

Pilih Bahasa

LINKS
BUKU TAMU


ADMIN STATUS



ALBUM KEGIATAN

 

 


situs ini terbaik dilihat pada screen resolution 1024x768

 

PANGDAM XVII/CENDERAWASIH TERIMA KUNJUNGAN DUBES INGGRIS DAN NEW ZEALAND

image

Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Erfi Triassunu, didampingi Danrem 172/PW, Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih, Asops Kasdam XVII/Cenderawasih, Waaster Kasdam XVII/Cenderawasih dan Kapendam XVII/Cenderawasih, menerima kunjungan Duta Besar Inggris Martin Hatfull, didampingi Sekretaris II Bidang Politik Nicola Steward Head,  di kediaman Pangdam, Rabu, tanggal 24 Nopember.
 
Dalam kunjungan Duta Besar Inggris tersebut dibahas berbagai isu terkait perkembangan politik, perkembangan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Papua dan lingkungan hidup. Dalam bidang politik Pangdam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa kondisi Papua saat ini relatif aman dan tertib. Hal tersebut dapat terlihat dengan masih tetap tegak berjalannya Pemerintahan di Papua.

Pemerintah Kerajaan Inggris mendukung sepenuhnya integrasi Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menolak segala bentuk aktivitas yang mengarah pada tuntutan untuk memerdekakan diri dari wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Martin Hatfull usai melakukan dialog khusus  dengan Pangdam XVII/Cenderawasih dikediaman Pangdam. "Pemerintah Kerajaan Inggris mendukung posisi Papua yang tetap bersatu dengan Indonesia, Papua bagian NKRI dan tidak bisa dipisahkan lagi dan sudah final. Pemerintah Inggris berkomitmen tidak ikut campur dalam persoalan politik di Papua. Ditambahkannya, pemerintah Kerajaan Inggris turut pula menjunjung penegakkan hak-hak asasi manusia (HAM) dan mendukung segala usaha penyelesaian masalah mengenai hal tersebut. Dukungan terhadap dipertahankannya Papua dalam NKRI menjadi salah satu faktor terpenting agar kegiatan-kegiatan pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah dan masyarakat Papua dapat berjalan optimal.

Menyangkut kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI yang sempat beredar di youtube, dijelaskan Pangdam bahwa saat ini pelaku sudah diproses dan dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada peradilan militer. Sedangkan seperti sudah diketahui bersama, proses persidangan terhadap oknum TNI pelaku tindak kekerasan juga terbuka untuk umum dan diliput secara luas oleh media.

Sementara itu, dalam dialog tersebut, dubes Inggris Hatfull menjelaskan, banyak hal yang telah dibicarakan untuk pembangunan Papua ke depan, yang paling utama adalah tentang pengolahan hutan Papua agar dapat memberi kontribusi pada kondisi perubahan iklim global.  Selain itu Duta Besar Inggris memiliki perhatian cukup besar terhadap lingkungan hidup di Papua.  Karena hutan di Papua masuk dalam 5 besar di dunia yang menentukan Climate Change di muka bumi ini.  Terkait hal tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa TNI - Polri beserta Pemda Papua telah mencanangkan program Seribu Pohon guna menjaga tetap lestarinya alam Papua. Dan sebagai langkah awal, pada tanggal 24 Nopember lalu Pangdam bersama jajaran Lantamal X Jayapura, Lanud, Polda Papua dan Pemprop Papua telah melakukan gerakan pembersihan kota dan penanaman pohon untuk mewujudkan hutan kota.

Sementara sebelumnya pada tanggal 21 Nopember Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Erfi Triassunu didampingi Asintel Kasdam XVII/Cendererawasih dan Waaster juga merima kunjungan Duta Besar Newzeland di kediaman Pangdam.

Dalam pertemuan tersebut Duta Besar New Zealand membahas tentang pelanggaran HAM dan keadaan alam di Papua, untuk menanggapi pertanyaan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa Video tersebut sudah diselesaikan dan pelaku kekerasan sudah diproses secara hukum yang berlaku di Militer. Selain membahas tentang pelanggaran HAM di Papua, Duta Besar Newzeland tidak mendukung penolakan Pepera, dan dinyatakan bahwa pepera yang memutuskan Papua bagian dari NKRI adalah  sudah final. Papua dan Papua Barat adalah bagaian dari integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kunjungan Duta Besar Newzeland ke Kodam XVII/Cenderawasih merupakan suatu bentuk kerjasama dan menjaga hubungan baik antar negara, diakhir kunjungannya Duta Besar Newzeland dan Pangdam XVII/Cencerawasih saling memberi cinderamata sebagai kenang-kenangan. (Pendam 17)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright 2018 admin@kodam17cenderawasih.com All Rights Reserved